Bank BNI Siap Dalam Memfasilitasi Masyarakat Yang Memang Ingin Menjadi Pengusaha SPBU Mini
Bank BNI Siap Dalam Memfasilitasi Masyarakat Yang Memang Ingin Menjadi Pengusaha SPBU Mini
BERITA TERKINI - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan juga Gas Bumi (Hiswana Migas) secara resmi dalam memperkenalkan bentuk usaha jenis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) skema eceran atau mini untuk bisa dijual ke masyarakat secara resmi. Usaha SPBU mini ini yang dibidangi oleh Hiswana Migas bekerja sama dengan PT Pertamina Retail dengan menempatkan booth atau gerai kecil di lokasi yang memang strategis.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI siap dalam memberikan sebuah fasilitas dari pembiayaan untuk mendukung para pelaku dari usaha minyak dan juga gas berskala kecil dalam membuka usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mini ini.
"Ini memang merupakan salah satu dari langkah BNI untuk mendukung Pertamina dalam mendistribusikan BBM hingga ke lokasi-lokasi yang memang sulit terjangkau, sehingga masyarakat akan bisa semakin dimudahkan dalam memperoleh pasokan BBM eceran. Langkah ini pun yang dimaksudkan untuk bisa memudahkan pelaku usaha kecil dalam mendapatkan akses ke layanan perbankan yang akan memungkinkan pengembangan usahanya," kata Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI, Anton Siregar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/9).
Nota Kesepahaman (MoU) sudah ditandatangani tentang Pemanfaatan Produk dan juga Jasa dari Layanan Perbankan Bagi Pengembangan Pelaku Usaha Migas antara BNI dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), serta antara BNI dengan PT Garuda Mas Energi (GME), sebuah perusahaan yang akan memproduksi booth penjualan BBM, membuat skema bisnis, hingga memasarkannya ke penjual BBM eceran.
Ketua Umum Hiswana Migas, Eri Purnomohadi yang mengatakan, status dari para penjual BBM eceran akan ditingkatkan menjadi SPBU mini atau SPBU booth khusus dari penjualan BBM. Dengan melalui peningkatan status ini, maka akan bisa lebih menjamin kualitas dari produk BBM yang akan dijual dan faktor safety akan lebih diutamakan, sehingga konsumen bisa lebih nyaman dalam membeli BBM di SPBU Mini.
PT GME yang merupakan anggota Hiswana Migas yang ditunjuk oleh Pertamina dalam membina para pengusaha BBM eceran agar bisa sesuai dengan standar yang memang sudah ada diterapkan oleh Pertamina.
Eri Purnomohadi yang mengatakan bahwa Booth dari penjualan BBM yang sesuai dengan standar Pertamina akan sangat diperlukan oleh masyarakat agar bisa semakin mudah dalam mendapatkan BBM, yang terutama di wilayah yang memang belum terjangkau dengan SPBU, misalnya di pelosok daerah yang terpencil.
Dia yang mengharapkan, penjualan BBM eceran bisa menjadi lebih tertib, karena takaran dan juga aspek dari keamanannya bisa terjamin, sehingga masyarakat umum akan bisa mendapatkan sebuah kualitas dari produk dan juga harga yang bersaing dengan SPBU.
BNI yang berkomitmen penuh dalam mendukung rencana dari peningkatan status hukum penjual BBM eceran oleh Pertamina ini. Dengan peningkatan status ini maka akan terbuka akses dari pembiayaan bagi pelaku usaha. Dengan pembiayaan BNI ini maka akan bisa semakin terbuka peluang dari pelaku usaha kecil untuk membeli booth BBM, menambah modal usaha, dan juga mengakses layanan dari transaksi keuangan.
Dengan adanya nota dari kesepahaman ini, akan bisa semakin membuka akses dari perbankan bagi pelaku usaha migas. Investasi yang memang dibutuhkan untuk tiap SPBU Mini berkonsep 'G-Lite ini adalah Rp 15 juta, sudah termasuk nozzle dan juga perlengkapan darir keamanan standar.
Sedangkan untuk wilayah dari Jabodetabek sudah ditetapkan oleh harga ecerannya oktan 90 adalah Rp 9.000 per liter.
















Tidak ada komentar